Sunday, 23 November 2008

Pesta Blogger 2008: Galang Persatuan dan Tawarkan Keramahan

Minggu, 23-11-2008 11:11:13 oleh: Retty N. Hakim
Kanal: Peristiwa

Kemarin (22 November 2008) di gedung BPPT II telah dilaksanakan Pesta Blogger 2008. Pesta yang sedikit terundur dari hari Blogger Nasional (27 Oktober) ini menghadirkan peserta yang jauh lebih besar dari Pesta Blogger 2007. Jumlah blogger Indonesia yang terlibat dalam pesta kali ini jauh lebih besar dari yang hadir di gedung BPPT II karena sebelumnya di Bali dan Jogjakarta komunitas lokal blogger sudah memulai perhelatan dengan menjadi tuan rumah bagi lima orang blogger internasional yang diundang panitia.


Wicaksono, yang lebih dikenal sebagai Ndoro Kakung di ranah blog, menyatakan kegembiraannya karena blogger-blogger melalui kegiatan dengan komunitas blog masing-masing sudah menunjukkan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar. Hal ini sangat sesuai dengan tema yang diusung oleh Pesta Blogger tahun ini: Blogging for Society.

Tahun ini Pesta Blogger memberikan penghargaan Blogging for Society Award 2008 bagi komunitas blogger yang dinilai telah menggunakan kekuatan blog secara maksimal, menunjukkan konsistensi mereka dalam berkiprah di ranah blog, serta memiliki serangkaian aktivitas sosial sepanjang tahun 2008.


Cukup banyak komunitas blogger yang mendaftar ke panitia, dan dari kehadiran beragam komunitas ini dalam Pesta Blogger 2008 mengingatkan Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aplikasi Telematika, akan semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan 80 tahun lalu. Mewakili Menkominfo, Cahyana memberikan sambutannya dan mengharapkan kedepannya blogger Indonesia bukan hanya Blogging for Society, tapi juga sudah lebih luas lagi menjadi Blogging for Humanity.

Beliau juga memuji kesigapan blogger Indonesia, Enda Nasution, yang dengan cepat mengabari wordpress akan kehadiran blog yang bisa memicu terjadi keributan antar umat beragama itu, sehingga blog tersebut ditutup.

Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, mengingatkan kembali akan kesamaan pemetaan blog dan demokrasi. Tetapi beliau juga menekankan kembali kalimat terkahir dalam janji Menkominfo, Muhammad Nuh setahun yang lalu: “Selama saya jadi menteri tidak akan ada (blogger) yang ditangkap, selama tidak melanggar peraturan dan undang-undang.”

Keberagaman blog yang mengupas mulai dari teknologi, ekonomi, maupun sosial politik, tentunya akan memperkaya pengetahuan. Menarik mendengarkan ungkapan Menristek bahwa blog, seperti juga yang bisa dilihat di dalam kamus, bukan sekedar kata benda tetapi juga kata kerja. Bagi saya terjemahannya berarti blogging for society (mungkin lebih akrab: nge’blog’ bagi masyarakat) bukan sekedar mengisi blog sebagai benda, tetapi juga secara serius mengerjakan sesuatu atau memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat.

Karena itu penghargaan yang diberikan kepada komunitas blogger tahun ini terasa menyemangati untuk lebih giat lagi memberikan manfaat bagi masyarakat. Blogging for Society Award 2008 diberikan kepada Cahandong dari Jogjakarta. Sementara itu The most promising Blogger Community 2008 diberikan kepada Bali Blogger Community. Sebuah penghargaan khusus berupa HP Nokia N95 diberikan kepada Gage Batubara yang membuat desain logo Pesta Blogger 2008. Untuk Photo Contest 2008, pemenang I dimenangkan oleh Raiyani Muharramah dengan karya “Ke Museum Wayang, Yuk!” dan pemenang II adalah I Gusti Ngurah Pradnyana dengan foto “Bertiga Satu Tujuan” (Pemenang III mohon nanti di periksa di portal Pesta Blogger 2008).


Lebih banyak wajah baru yang muncul, walaupun tetap ada beberapa wajah yang saya kenal dari perjumpaan di Pesta Blogger 2007. Tahun ini Maylaffayza menghadirkan lebih banyak lagu dari biolanya, bahkan juga memperdengarkan alunan suaranya. Kecanggihan permainan biolanya membuat permintaan untuk berfoto bersamanya tampaknya tidak henti mengalir. Ada pula blogger kreatif yang tampil seru dengan kostum twitternya.



Kesan Blogger Tamu

Bila tahun lalu di ranah blog sempat terdengar kekecewaan blogger asing (pemerhati Indonesia) yang merasa di anak tirikan, maka tahun ini secara khusus, dengan dukungan dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, didatangkan lima orang blogger asing untuk mengikuti acara Blogging Trip dari tanggal 17 – 21 November 2008.

Kelima blogger ini, Mark Tafoya dari Amerika Serikat, Anthony Bianco dari Australia, Jeff Ooi dari Malaysia, Mike Aquino dari Filipina, Mr. Brown dari Singapura, tampaknya sepakat bahwa keramah-tamahan dan kehangatan sambutan orang Indonesia yang sangat menarik bagi mereka. Kekayaan budaya dan adat istiadat Indonesia yang sangat beraneka ragam sebelumnya tidak terbayangkan oleh mereka. Bagi Mr. Brown, dengan kiat marketing yang lebih baik, infra-struktur yang menunjang, serta informasi yang lebih meluas maka Indonesia bisa menggali potensi wisatanya dengan lebih baik. Hal lain yang sempat dikomentarinya adalah lambatnya koneksi internet di Indonesia. Dengan potensi blogger yang sedemikian besar, menurutnya tinggal meningkatkan sarana yang ada agar bisa mengembangkan eksistensi komunitas blogger untuk membawa nama Indonesia di kancah internasional. Tentu saja peran bahasa Inggris atau bridge blogger dalam hal ini sangat diperlukan.

Kesan-kesan mereka secara mendetail akan lebih terbaca di blog mereka masing-masing. Satu hal yang saya tangkap dari tampilan foto-foto yang mereka tangkap di Bali, dan Jogja yang dipresentasikan di depan undangan lain, serta penampilan di blog mereka adalah pentingnya menguasai teknologi dan menggunakan bahasa gambar untuk menarik minat yang lebih besar untuk mengunjungi Indonesia. Menurut saya, koneksi internet yang lambat membuat mahalnya biaya yang diperlukan untuk menampilkan gambar-gambar menarik itu di blog, sehingga bisa jadi hal ini yang mengurangi tampilan foto di blog.



Pesta tentu saja selalu terasa meriah, bahkan kali ini juga bertaburan hadiah (Dua orang kontributor Wikimu, Eryawan dan Yunus Bani Sadar, termasuk kelompok orang-orang beruntung yang mendapatkan door prize). Tetapi dari acara sesi diskusi pararel selain saling bertukar informasi dan menambah ilmu, juga muncul keinginan untuk lebih meningkatkan rasa setia kawan sebagai sesama blogger sambil ikut berpartisipasi dalam memberikan arti kepada masyarakat. Satu hal lain yang menarik bagi blogger muda adalah tawaran Bloggership dari Microsoft. Tawaran yang terbuka untuk menjadi kandidat Bloggership ini terbuka untuk blogger sampai tanggal 15 Desember 2008 (lebih jelasnya hubungi hanny@maverick.co.id atau baca di portal Pesta Blogger).

Sudah dua kali Pesta Blogger tersalenggara, selama dua tahun kita sudah banyak belajar dan memperluas pertemanan. Sambil mencoba nge'blog' yang berguna untuk masyarakat, meningkatkan kemampuan komunikasi (tertulis), dan berharap lebih meningkatkan pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

2 comments:

Arya said...

Selamat berpesta para blgger mania, mungkin aku termasuk new-nie yang bener-bener ketinggalan dengan informasi ini.
Setelah berpesta sejenak mungkin kerja kita harus lebih keras, agar upaya-upaya yang berniat mendisreditkan SARA tertentu dengan menggunakan media blog sebagai kendaraannya dapat lebih diantisipasi lagi...selamat berpesta meski tantangan ke depan makin terjal dan berliku.
Salam kenal

dheeneedaily said...

Hi mbak Retty, ini dhini yang kita ketemuan di pestablog2008. Aku belum report nih hasil diskusi dari kelompok hak intelektual Blog. masalahnya materi yang dijanjikan akan dikirim belum nih dari panitia. Dari kelompok diskusi kami, kita akan membantu launching creative common (CC) untuk Indonesia. sehingga dengan CC, orang akan aware berkenaan dengan sharing, komersialisasi untuk text/gambar yang upload di blog. Demikian laporan singkat.
PS: I really like your blog!